NEAL E. MILLER & JOHN DOLLARD
TEORI KEPRIBADIAN MILLER DAN DOLLARD
Neal Elgar Miller (3 Agustus 1909 - 23 Maret 2002) adalah seorang psikolog eksperimental Amerika. Digambarkan sebagai pria yang energik dengan berbagai minat, termasuk fisika, biologi, dan tulisan, Miller memasuki bidang psikologi untuk mengejar hal tersebut. Dengan latar belakang pelatihan di bidang sains, ia terinspirasi oleh para profesor dan psikolog terkemuka pada saat itu untuk bekerja di berbagai bidang dalam psikologi perilaku dan psikologi fisiologis, khususnya yang berkaitan dengan tanggapan mendalam tentang perilaku. John Dollard (29 Agustus 1900 – 8 Oktober 1980) adalah seorang psikolog dan ilmuan sosial Amerika yang terkenal karena studinya tentang hubungan ras di Amerika dan hipotesis agresi – frustasi yang ia ajukan dengan Neal E. Miller dan lainnya.
Dollard dan Miller bekerjasama untuk
mengembangkan pendekatan interdisiplin dalam 3 bidang ilmu : teori belajar,
psikoanalitik, antropologi sosial. Eksperimen yang dilakukan Dollard dan
Miller, dengan menggunakan tikus putih pada kotak yang diberi aliran listrik
menghasilkan beberapa prinsip belajar, yaitu :
a.
Classical
Conditioning
b.
Instrumental
Learning
c.
Extinction
d.
Primary
Drive
Menurut
Dollard dan Miller, bentuk sederhana dari teori belajar adalah “mempelajari
keadaan yang terjadi antara respon dengan cue-stimulusnya." Dan menyimpulkan
bahwa untuk bisa belajar orang harus menginginkan sesuatu, mengenali sesuatu,
mengerjakan sesuatu, dan mendapatkan sesuatu (want something, notice something, do something, get something)," dan
menjadikannya 4 komponen utama :
1.
Drive
: stimulus, yang mendorong terjadinya kegiatan tetapi tidak menentukan bentuk
kegiatannya.
2.
Cue :
stimulus yang memberikan petunjuk untuk melakukan respon yang sebenarnya.
3.
Respon
: aktivitas yang dilakukan seseorang
4.
Reinforsemen
: agar belajar bisa terjadi, perlu diberikan dorongan (hadiah)
Komentar
Posting Komentar