SELIGMAN DAN MISCHEL
TEORI KEPRIBADIAN SELIGMAN DAN MISCHEL
Eunike Oktavia
19310410010
Psikologi Kepribadian II
Dosen Pengampu : Fx. Wahyu Widiantoro S.Psi., M.A
Martin Elias Pete Seligman, lahir pada 12 Agustus 1942
seorang psikolog Amerika, pendidik, dan penulis. Seligman promotor yang kuat
dalam komunitas ilmiah teori psikologi positif dan kesejahteraannya. Toerinya tentang
ketidakberdayaan yang populer dikalangan psikologi klinis dan ilmiah. Dr.
Martin EP Seligman adalah Direktur Pusat Psikologi Positif Penn dan Profesor
Psikologi Keluarga Zellerbach di Departemen Psikologi Penn. Seligman juga menjadi
Direktur Penn Master progam Psikologi Positif Terapan (MAPP). Menjabat sebagai
Presiden American Psychological Association pada tahun 1988, dimana salah satu
inisiatifnya adalah mempromosikan Psikologi Positif sebagai bidang studi
ilmiah. Dia juga diakui sebagai otoritas dalam pencegahan depresi, dan
membangun kekuatan serta kesejahteraan.
Banyak hal dalam kehidupan yang terjadi diluar kendali
kita. Tetapi, ada suatu tindakan yang dapat kita kendalikan atau kita
menyerahkan kendali tersebut kepada orang lain. Sebagian psikolog lain meyakini
bahwa kebahagiaan adalah karakteristik yang stabil, meski bisa dipengaruhi oleh
perubahan-perubahan besar dalam hidup. Yang
berarti, manusia yang bahagia biasanya akan selalu bahagia, apa yang terjadi. Kecuali
bila ada masalah besar yang menimpanya. Bahagia dan tidak bahagia akan terus
muncul silih berganti dalam kehidupan manusia dalam bentuk siklus. Kesenangan-kesenangan
yang muncul dari uang, makanan, seks, atau hiburan diistilahkan oleh Seligman
sebagai “jalan potong” untuk mencapai kebahagiaan.
Walter Mischel (22 Februari 1930 – 12 September 2018) adalah seorang psikolog Amerika kelahiran Austria yang mengkhususkan diri dalam teori kepribadian dan psikologi sosial. Seorang profesor Robert Johnston Niven dari Humane Letters di Departmen Psikologi di Universitas Columbia. Mischel yakin bahwa faktor kongnitif (tujuan, standard personal, ekspetasi) mempunyai peranan yang penting dalam pembentukan kepribadian. Teori kongnitif sosial berpandangan jika manusai bergerak kearah tujuan yang dibuat sendiri.
Daftar Pustaka :
Suliswidiawati, Yuli. (2015). Menggapai Hidup Bahagia. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo
https://www.kompasiana.com/cacha/mengenal-teori-rotter-dan-mischel
( sumber gambar : data:image/jpeg; & data:image/jpeg; )
Komentar
Posting Komentar